Cita

Cirebon, 31 Oktober 1999

– mengarungi pulau madagaskar

Pinisi telah lepas ikatannya
dan layar putih bertalikan tekad
tlah mengemban titah
——-sabda mata angin
——-empat penjuru

Riak-riak berkilau perak
perak-perak beriak-riak
mengarak pinisi ke pulau tengkorak
pulau kematian di dunia fana

burung camar berganti gagak
berimbun mencipta pekat
memangsa matahari
yang mulai membangkai
dalam kebusukan waktu

dan ombak keparat
menelan pinisiku
dalam perutnya
bersama badai yang merobek-robek
layar asaku yang koyak

kepongahannya melemparkan pinisi aku
ke pulau tengkorak
pulau mati, penuh kematian

tapi tunggu !!
Aku belum mati !

0 Responses to “Cita”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Cuci Gudang Aneka Barang

CERIA PERAGA TK & PAUD


%d blogger menyukai ini: