Keajaiban Tawakkal

Ada kalanya dalam hidup seseorang mengalami masa sulit, begitu pun yang kurasakan saat kuliah. Pernah aku mengalami masa sangat sulit sekali secara finansial saat aku harus mengganti motor teman yang hilang dicuri saat kupinjam untuk pergi mengaji. Hari-hari makan hanya asal ketemu yang tersisa di dapur, itu pun sisa dari teman-teman kos. Tidak jarang makan hanya ‘ membakar ‘ nasi di penggorengan tanpa minyak yang ditaburi sedikit royco yang tersisa di sudut-sudut dapur. Kosan kami sangatlah terpencil dari perumahan penduduk dan lebih dekat ke persawahan di kawasan Jatinangor, karena itu orang-orang menyebutnya Villa Mewah, mepet sawah. Tiap hari makan sekali dua kali dan itu pun nasi sisa membuat badanku makin hari makin lemah, mau pinjam uang ke teman kos pun tidak enak karena mereka pun secara ekonomi terbatas meskipun dibandingkan kondisiku saat itu mereka sedikit lebih baik.

Siang itu teman-teman telah pergi ke kampus dan tidak ada siapa pun di dalam rumah kos selain aku. Aku sangat lapar, kucari sesuatu di dapur. Alhamdulillah ada sedikit kerak nasi namun tidak ada lauknya. Kucari kangkung yang tumbuh liar di depan rumah, namun sudah habis tiap hari dimasak. Dalam kondisi sangat lapar dan tidak bertenaga aku terasing dari orang yang bisa kuminta tolong, bahkan uang 500 perak pun untuk naik angkot di depan sana agar aku bisa pinjam uang ke teman dekatku tidak ada. Hari akan memasuki waktu zuhur dan jam makan siang sementara dari semalam rasanya belum ada yang masuk ke perut. Di saat terputus dari semua sebab, kulabuhkan untaian do’a pada Allah dan kupuncakkan kepasrahanku padanya memohon pertolongan. Subhanallah di luar dugaan, serombongan orang datang melalui pematang sawah menuju rumahku. Dan subhanallah lagi mereka membawa banyak sekali makanan yang bisa dimakan untuk satu minggu. Ternyata mereka adalah keluarga temanku, yang tidak ada angin tidak hujan, tiba-tiba saja membatalkan niat mereka pulang ke Majalaya setelah kondangan di daerah Bandung Selatan, dan justru berpaling menuju kos-kosan untuk menemui temanku, padahal jarak ke kosanku 5 kali lipat dari jarak dia pulang. Seumur-umur tinggal dengan teman kosku itu, baru kali ini orang tuanya berkunjung. Beliau menghadiahi kami makanan hajatan keluarga mereka yang bisa kami makan seminggu karena rata-rata berupa lauk yang diawetkan seperti ikan asin, ikan bumbu asam, dsb. Alhamdulillah, aku pun mendapat bagiannya. Maha suci Allah yang menggenggam seluruh hati hamba-Nya dan membolak-balikkannya sesuai kehendak-Nya. Rupanya saat aku merintih dalam do’a-do’a, Dia yang pemurah menggerakkan hati salah satu hamba-Nya agar menghantarkan rezekinya kepada hamba lain yang sedang membutuhkan. Segala puji bagi-Mu ya Allah, terima kasih atas nikmat yang kau kirimkan melalui salah satu dari hamba-Mu….

3 Responses to “Keajaiban Tawakkal”


  1. 1 Upik November 12, 2008 pukul 4:22 am

    Itu kekuatan dari doa mas.. Yang tidak akan bisa dinalar dengan logika dan dihitung dengan kalkulator paling canggih sekalipun. Dalam suka dan duka, sudah sepatutnyalah kita selalu memasrahkan diri dan berdoa kepada Allah SWT.

  2. 3 broali Februari 19, 2010 pukul 8:03 am

    subhanallah.., rezeki tidak akan tertukar, Allah Maha Kaya…


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Cuci Gudang Aneka Barang

CERIA PERAGA TK & PAUD


%d blogger menyukai ini: